Makalah tentang bola Voli
Sunday, February 7, 2010
MAKALAH BOLA VOLI, SEJARAH, PENGERTIAN, TEKNIK, PERATURAN, UKURAN LAPANGAN
Sejarah Permainan Bola Voli Permainan bola voli diciptakan oleh William B Morgan pada tahun 1895 di Holyoke (Amerika bagian timur). William B Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christain Association (MCA).
Isi dari postingan ini ( Bola Voli | Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Makalah, Artikel Ukuran Lapangan )
Permainan bola voli di Amerika sangat cepat perkembangannya, sehingga tahun 1933 YMCA mengadakan kejuaraan bola voli nsional.
Kemudian permainan bola voli ini menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1974 pertama kali bola voli dipertandingkan di Polandia dengan peserta yang cukup banyak. Maka pada tahun 1984 didirikan FederasiBola Voli Internasional atau Internationnal Voli Ball Federation (IVBF) yang waktu itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris.
Permainan bola voli sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :
Permainan bola voli tidak memerlukan lapangan yang luas.
Mudah dimainkan.
Alat-alat yang digunakan untuk bermain sangat sederhana.
Permainan ini sangat menyenangkan.
Kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil.
Dapat dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup.
Dapat di mainkan banyak orang
Permainan bola voli masuk ke Indonesia pada waktu penjajahan Belanda (sesudah tahun 1928). Perkembangan permainan bola voli di Indodesia sangat cepat. Hal ini terbukti pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2 tahun 1952 di jakarta. Sampai sekarang permainan bola voli termasuk salah satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan.
Pada tahun 1955 tepatnya tanggal 22 Januari didirikan Organisasi Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan ketuanya W. J. Latumenten. Setelah adanya induk organisasi bola voli ini, maka pada tanggal 28 sampai 30 mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.
Dengan melihat perkembangan permainan bola voli yang begitu pesat sangatlah tepat bila pemerintah memilih permainan bola voli sebagai olahraga pendidikan di sekolah-sekolah. Hanya pada umumnya permainan bola voli sedikit mengalami kesulitan di dalam memperkenalkan pada anak-anak didik. Kesulitan ini terletak pada gerakan dasar permainan bola voli .
Teknik Dasar Permainan Bola Voli
1. Pengertian Teknik
Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian suatu peraktek dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang olahraga (khususnya cabang permainan bola voli ).
Teknik dikatakan baik apabila dari segi anatomis/fisiologis mekanik dan mental terpenuhi secara benar persyaratannya. Apabila diterapkan pencapaian prestasi maksimal untuk menganalisa gerakan teknik, umumnya para guru atau pelatih akan dapat mengoreksi dan memperbaiki (Suharno, HP, 1983 : 3).
2. Kegunaan Teknik Pada Cabang Olahraga
Efisien dan Efektif untuk mencapai prestasi maksimal.
Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera
Untuk menambah macam-macam teknik atlet ada saat pertandingan. (Suharno, HP. 1982 : 30).
Atlet akan lebih mantap dan optimis dalam memasuki arena pertandingan (Engkos Kosasih, 1984 : 109).
3. Teknik Penguasaan Bola
Untuk dapat menguasai bola secara maksimal dan sempurna seorang pemain setidaknya harus memiliki kemampuan-kemampuan seperti mampu melakukan passing atas secara baik dan benar dari teknik dasar ini tidak diabaikan dan harus dilatih dengn baik, seseorang harus mengerti dan benar-benar dapat menguasai teknik penguasaan bola dengan baik dan terus menerus, (Dleter Beullteshtahl. 1986 : 9).
Agar dapat bermain bola voli dengan baik, seseorang harus mengerti dan benar-berar dapat menguasai teknik penguasaan bola dengan baik. Dengan menguasai teknik penguasaan bola dan latihan yang continue diharapkan nantinya dapat bermain bola voli secara baik dan benar.
4. Passing Bawah
Passing bawah biasanya dipergunakan oleh para pemain jika bola datangnya rendah, baik untuk dioperkan kepada teman seregunya maupun untuk dikembalikan ke lapangan lawan melewati atas jaring atau net.
5. Passing Atas
Passing atas atau passing tangan atas adalah cara pengambilan bola atau mengoper dari atas kepala dengan jari-jari tangan. Bola yang datang dari atas diambil dengan jari-jari tangan di atas, agak di depan kepala (Aip Syarifuddin, 1997 : 69).
Gerakan passing bawah dan passing atas yang menunjukkan bahwa digunakan passing bawah pada saat bola yang datangnya rendah atau berada di depan dada, sedangkan passing atas digunakan apabila bola datangnya di atas atau melambung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk menerima bola service lebih baik dan tepat menggunakan passing bawah dibandingkan dengan passing atas, karena kebanyakan bola sevice datangnya rendah dan berada di depan dada.
6. Service Bawah
Service bawah adalah cara melakukan pukulan permukaan dari petak service dengan memukul bola dengan tangan dari bawah sebagai usaha menghidupkan bola dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 70).
Service bawah merupakan service yang dilakukan dengan tangan bawah, siku diluruskan dan ayunan tangan dari belakang ke depan melalui samping badan, salah satunya tangan memegang bola dan bola tersebut dilambungkan baru dipukul. Service ini sangat populer dan sering dilakukan oleh pemain pemula.
7. Service Atas
Service atas adalah cara melakukan pukulan permulaan dari bawah service dengan memukul bola dari atas kepala sebagai usaha menghidupkan bola ke dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 53).
Servise atas banyak variasinya, bola dapat dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan, tinggi lambungan bola tergantung dari maksud pukulan dan kesenangan pribadi pemain. Namun pada prinsipnya harus diusahakan agar bola dilambungkan sedemikian rupa tingginya, sehingga seluruh rangkaian gerakan memukul menjadi satu gerakan yang tidak terputus-putus.
8. Service Samping
Service samping adalah melakukan pukulan permulaan dari daerah service dengan sikap berdiri menyamping dan berat badan berada di kaki kanan (bagi yang tidak kidal), telapak tangan menghadap ke atas (Mariyanto, 1995 : 119). Adapun pelaksanaan service samping adalah service berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat dengan jaring (bagi yang tidak kidal) kedua tanga bersama-sama memegang bola. Pada saat bola akan dilambungkan, maka badan diliukkan ke belakang dan lutut ditekuk. Kedua tangan dijulurkan ke samping kanan, begitu bola lepas dari tangan, maka tangan ditarik kesamping kanan bawah, berat badan berada di kaki kanan, telapak tangan menghadap ke atas, pukulan tangan pada bola dibantu dengan liukan badan, lecutan lengan dan gerakan pergelangn tangan sehingga bola setelah dipukul melambung dengan keras dan topspin.
9. Service Lompat
Service lompat adalah cara melakukan pukulan permulaan di daerah service dengan melompat setelah bola dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan (Aip Syarifuddin, 1997 : 59). Service lompat dilakukan dengan bola dilambungkan dengan satu atau dua tangan. Begitu bola dilambungkan diikuti dengan melompat dan diusahakan bola berada di atas depan kepala. Bila bola telah berada di atas depan kepala maka segeralah tangan kanan dipukulkan pada bola secepatnya.
10. Smash (Spike)
Smesh atau spike adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan keras serta jalannya bola cepat, tajam dan menukik serta sulit diterima lawan apabila pukulan itu dilakukan dengan cepat dan tepat (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Pada teknik smash inilah letak seninya permainan bola voli , apabila pemain hendak memenangkan pertandingan maka mau tidak mau mereka harus menguasai teknik smash. Pemain yang pandai melakukan smash atau dengan istilah smasher harus memiliki kelincahan, daya ledak, timing yang tepat dan mempunyai kemampuan memukul bola yang sempurna. Pemain bola voli akan dapat melakukan berbagai variasi smash apabila pemain tersebut menguasai teknik dasar smash secara baik dan benar.
11. Membendung
Membendung (Bloking) adalah bentuk gerakan seseorang atau beberapa orang pemain yang berada didekat net/pemain depan (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Tujuan untuk menutupi atau membendung datangnya bola dari lapangan lawan, caranya dengan menjulurkan kedua tangan ke atas dengan ketinggian yang kanan lebih tinggi dari tepian atau bibir net.
Selama melakukan blocking perhatian harus terus menerus kepada bola, posisi smasher terhadap bola dan pendangan mata dari pada smasher. Untuk menyesuaikan terhadap arah datangnya smash, maka perlu mengadakan langkah atau step ke samping kiri atau ke kanan dengan maksud agar setiap saat dapat melompat ke atas untuk melakukan blocking.
Passing Atas
1. Pengertian passing Atas
Passing atas merupakan teknik penguasaan bola yang penting untuk dipelajari. Passing atas adalah dapat diartikan menyajikan bola atau mengoper bola dengan menggunakan jari tangan kepada lawan atau langsung ke lapangan lawan, di samping itu passing atas yang baik akan mempengaruhi di dalam pertandingan tetapi hal ini lebih menonjol dalam pertandingan tingkat tinggi dibandingkan pada pertandingan yang lebih rendah.
Waktu melakukan passing atas harus diperhatikan beberapa hal, seperti yang dikembangkan oleh Engkos Kosasih sebagai berikut :
Konsentrasi untuk melakukan passing atas.
Berlatih dan menyesuaikan diri untuk menguasai bola.
Lihat dan pelajari dimana tempat menempatkan bola yang tepat.
Ketahui posisi lemah regu lawan (Engkos Kosasih, 1985 : 109).
Beberapa cara di dalam melakukan passing atas dalam parmainan bola voli , antara lain :
1.1. Passing Atas Individu
Tempatkan badan di bawah bola.
Kedua kaki dibuka, lutut ditekuk, sehingga posisi tubuh berada dalam keadaan setengah jongkok.
Siku dibengkokkan, jari-jari tengah direnggangkan dan letak di depan atas dahi.
Sikap tangan seperti mangkok.
Pandangan ke arah datangnya bola.
Pada waktu bola datang, bola didorong dengan jari-jari tangan, perkenaan tangan pada bola yaitu ruas pertama dan kedua jari telunjuk sampai kelingking, sedangkan ibu jari hanya pada ruas pertama.
Untuk membantu gerakan jari-jari tangan, pergelangan tangan digerakkan kearah depan atas.
Setelah bola lepas dari tangan, diikuti dengan gerakan anggota badan dan langkah kaki ke depan untuk menjaga keseimbangan (Edi Suparman, 1994 : 91).
1.2. Passing Atas Ke Dinding
Ada beberapa pendapat ahli mengenai passing atas ke dinding antara lain :
Theo Khelmen dan Dleler Kruber (1990 :40) menyatakan : dengan melakukan passing atas ke dinding berturut-turut maka akan dapat menyempurnakan kemampuan mengarahkan bola.
Bonnie Robisson (1991 : 44 - 46 ) mengatakan seseorang pemain harus memperdalam kekuatan tangan untuk mendorong bola ke dinding dengan jarak antara 90 – 12 cm dari dinding atau tembok. Dalam penelitian ini ditetapkan jarak seseorang yang akan melakukan passing atas ke dinding sebagai tempat pelaksanaan kegiatan adalah 120 cm, hal ini didasarkan atas uji coba.
Perasarana Permainan Bola Voli
1. Ukuran Lapangan Permainan Bola Voli
Lapangan permainan bola voli berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 9 m, semua garis batas lapangan, garis tengah, garis daerah serang adalah 3 m (daerah depan). Garis batas itu diberi tanda batas dengan menggunakan tali, kayu, cat/kapur, kertas yang lebarnya tidak lebih dari 5 cm. lapangan permainan bola voli terbagi menjadi dua bagian sama besar yang masing-masing luasnya 9 x 9 meter. Di tengah lapangan dibatasi garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian sama besar. Masing-masing lapangan terdiri dari atas daerah serang dan daerah pertahanan.
Gambar Ukuran Lapangan Bola Voli
Daerah serang yaitu daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan garis serang yang luasnya 9 x 3 meter.
2. Daerah Servise
Daerah service adalah daerah selebar 9 meter di belakang setiap garis akhir. Daerah ini dibatasi oleh dua garis pendek sepanjang 15 cm yang dibuat 20 cm di belakang garis akhir, sebagai kepanjangan dari garis samping. Kedua garis pendek tersebut sudah termasuk di dalam batas daerah service, perpanjangan daerah service adalah kebelakang sampai batas akhir daerah bebas.
3. Jaring (Net)
Jaring untuk permainan bola voli berukuran tidak lebih dari 9,50 meter dan lebar tidak lebih dari 1,00 meter dengan petak-petak atau mata jaring berukuran 10 x 10 cm, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter, tepian atas terdapat pita putih selebar 5 cm.
4. Antene Rod
Di dalam pertandingan permainan bola voli yang sifatnya nasional maupun internasional, di atas batas samping jaring dipasang tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm dari tepi jaring atau bibir net. Tongkat itu terbuat dari bahan fibergelas dengan ukuran panjang 180 cm dengan diberi warna kontras.
5. Bola
Bola harus bulat terbuat dari kulit yang lentur atau terbuat dari kulit sintetis yang bagian dalamnya dari karet atau bahan yang sejenis. Warna bola harus satu warna atau kombinasi dari beberapa warna. Bahan kulit sintetis dan kombinasi warna pada bola dipergunakan pada pertandingan resmi internasional harus sesuai dengan standar FIVB.
Keliling bola 64 – 67 cm dan beratnya 260 – 280 grm, tekanan didalam bola harus 0, 39 – 0, 325 kg/cm2 (4,26 – 4,61 Psi) (294,3 – 318,82 mbar/hpa).
6. Pemain
Jumlah pemain dalam lapangan permainan sebanyak 6 orang setiap regu dan ditambah 5 orang sebagai pemain cadangan dan satu orang pemain libero. Satu tim maksimal terdiri dari 12 pemain, saru coach, satu sistem coach, satu trainer, dan satu dokter medis, kecuali libero, satu dari para pemain adalah kapten tim, dia harus diberi tanda dalam score sheet.
Hanya pemain terdaftar dalam score sheet dapat memasuki lapangan dan bermain dalam pertandingan. Pada saat coach dan kapten tim menandatangani scoresheet pemain yang terdaftar tidak dapat diganti. Bola Voli
Winter weather may sometimes lead to late starts instead of canceled classes
Wednesday, January 20, 2010
Winter weather may sometimes lead to late starts instead of canceled classes
1/6/2010
Most school superintendents will tell you that one of their toughest decisions has nothing to do with personnel or curriculum or budgets – it’s that pre-dawn choice that schools face during severe winter weather on whether to cancel school or conduct classes as usual.
District 207 thinks a viable third option is available in some circumstances. On those wintry days, Maine Township High School District 207 might occasionally try something new this year: Delaying the start of classes by a couple of hours instead of canceling school for the entire day.
District 207 schools already have in place a Collaboration Day schedule, in which classes start at 9:40 a.m. If early-morning conditions on some inclement-weather days suggest that a couple of additional hours would give crews enough time to clear streets, sidewalks and parking lots, then District 207 will utilize its Collaboration Day schedule instead of canceling classes altogether.
“Losing instructional days is never a good thing, but particularly at this time of the year when we are heading into semester exams, if we are able to hold school, we need to do so,” said Superintendent Dr. Ken Wallace.
Transportation:
District 207 recognizes that one challenge to an unscheduled late start is that PACE suburban bus service will not have as many buses available as it typically offers on a late-start Wednesday or on a typical school day. We ask students to consider alternative arrangements in advance and to be prepared to implement those plans in the event of a late start due to weather-related issues.
Announcements:
Late starts – and school cancellations – generally will be announced by about 5:30 a.m. on District 207 and Maine East, South and West Web sites. District 207 also will make these announcements through its AlertNow telephone notification system. In addition, District 207 school closures and late starts will be reported to the Emergency Closing Center, which distributes the information through the following Chicago stations: WGN-AM (720), WBBM-AM (780), and CBS-TV (2), NBC-TV (5), ABC-TV (7), WGN-TV (9), Fox-TV and CLTV cable.
On late-start days, parents, students and staff may watch the District and individual school Web sites for updated information on the status of after-school activities.
1/6/2010
Most school superintendents will tell you that one of their toughest decisions has nothing to do with personnel or curriculum or budgets – it’s that pre-dawn choice that schools face during severe winter weather on whether to cancel school or conduct classes as usual.
District 207 thinks a viable third option is available in some circumstances. On those wintry days, Maine Township High School District 207 might occasionally try something new this year: Delaying the start of classes by a couple of hours instead of canceling school for the entire day.
District 207 schools already have in place a Collaboration Day schedule, in which classes start at 9:40 a.m. If early-morning conditions on some inclement-weather days suggest that a couple of additional hours would give crews enough time to clear streets, sidewalks and parking lots, then District 207 will utilize its Collaboration Day schedule instead of canceling classes altogether.
“Losing instructional days is never a good thing, but particularly at this time of the year when we are heading into semester exams, if we are able to hold school, we need to do so,” said Superintendent Dr. Ken Wallace.
Transportation:
District 207 recognizes that one challenge to an unscheduled late start is that PACE suburban bus service will not have as many buses available as it typically offers on a late-start Wednesday or on a typical school day. We ask students to consider alternative arrangements in advance and to be prepared to implement those plans in the event of a late start due to weather-related issues.
Announcements:
Late starts – and school cancellations – generally will be announced by about 5:30 a.m. on District 207 and Maine East, South and West Web sites. District 207 also will make these announcements through its AlertNow telephone notification system. In addition, District 207 school closures and late starts will be reported to the Emergency Closing Center, which distributes the information through the following Chicago stations: WGN-AM (720), WBBM-AM (780), and CBS-TV (2), NBC-TV (5), ABC-TV (7), WGN-TV (9), Fox-TV and CLTV cable.
On late-start days, parents, students and staff may watch the District and individual school Web sites for updated information on the status of after-school activities.
Maine Discovery Museum
Maine Discovery Museum
by Angela DiMillo · Jan 13th 2010 · See more Local News
Staff at the Maine Discovery Museum in Bangor say admission has declined since the museum opened 10 years ago. Executive Director Andrea Stark believes it's a combination of many things -- the economy, fear of swine flu, and school budget costs. She says,
"We've had a number of cancellations. We've had schools book us and then they just can't get the funding to come."
The museum is privately funded and relies on donations. Admissions cover about one third of the museum's operating costs. The museum has reduced staff and closed the store. In an effort to bring people in, the museum is running a promotion, Tuesday through Friday until February 12th, where admission is only five dollars.
by Angela DiMillo · Jan 13th 2010 · See more Local News
Staff at the Maine Discovery Museum in Bangor say admission has declined since the museum opened 10 years ago. Executive Director Andrea Stark believes it's a combination of many things -- the economy, fear of swine flu, and school budget costs. She says,
"We've had a number of cancellations. We've had schools book us and then they just can't get the funding to come."
The museum is privately funded and relies on donations. Admissions cover about one third of the museum's operating costs. The museum has reduced staff and closed the store. In an effort to bring people in, the museum is running a promotion, Tuesday through Friday until February 12th, where admission is only five dollars.
SMT is superior schools
Friday, January 15, 2010
Although the 2009/2010 school year still leaves about four months, however, the integrated model of school (SMT) in Jalan A Yani almost certain to operate more quickly. Therefore, the Regional Education Office (Disdikda) are the local students' relocation plans from the junior and senior high school international school stubs (RSBI).
"We are doing maping (pemataan, Red) related to the basic needs of operational SMT," said Chief Bojonegoro Disdikda to Radar Bojonegoro Zainuddin yesterday (2 / 2).
According to him, it is very important maping because SMT is the leading international schools. Thus, he added, everything must be planned carefully and not in a hurry. Thus, the stages being run should really focus.
Despite the relocation plan, Zainuddin did not want to admit memaksanakan operation of schools built with funds Rp 110 billion. Because, he said, also must prepare disdikda empowerment of teachers, school management and school facilities and infrastructure. "Yes, no later than the beginning of the new school year 2009/2010," he explained.
However, he added, the relocation plan could be carried out before the new school year. Because, right now Bojonegoro already has two RSBI schools. Namely, SMPN SMAN 1 and 1 Bojonegoro. Thus, students in the class RSBI lived SMT trafficked into the empty building since completion of its construction more than a year ago.
"Because of this SMT is superior schools, the admission of new students at the beginning of next school year is also different to other regular schools. One of them is a standard assessment. That's what we currently godok, "he explained.
As reported, Bojonegoro ambitious integrated winning school building from kindergarten, elementary, junior high to junior high school in one complex. Ambition was realized with a investors took one outside the region. Where, the SMT construction cost of Rp 110 billion, not including equipment and other infrastructure.
"We are doing maping (pemataan, Red) related to the basic needs of operational SMT," said Chief Bojonegoro Disdikda to Radar Bojonegoro Zainuddin yesterday (2 / 2).
According to him, it is very important maping because SMT is the leading international schools. Thus, he added, everything must be planned carefully and not in a hurry. Thus, the stages being run should really focus.
Despite the relocation plan, Zainuddin did not want to admit memaksanakan operation of schools built with funds Rp 110 billion. Because, he said, also must prepare disdikda empowerment of teachers, school management and school facilities and infrastructure. "Yes, no later than the beginning of the new school year 2009/2010," he explained.
However, he added, the relocation plan could be carried out before the new school year. Because, right now Bojonegoro already has two RSBI schools. Namely, SMPN SMAN 1 and 1 Bojonegoro. Thus, students in the class RSBI lived SMT trafficked into the empty building since completion of its construction more than a year ago.
"Because of this SMT is superior schools, the admission of new students at the beginning of next school year is also different to other regular schools. One of them is a standard assessment. That's what we currently godok, "he explained.
As reported, Bojonegoro ambitious integrated winning school building from kindergarten, elementary, junior high to junior high school in one complex. Ambition was realized with a investors took one outside the region. Where, the SMT construction cost of Rp 110 billion, not including equipment and other infrastructure.
ada apa dengan miyabi dan rin sakuragi
Wednesday, January 13, 2010
setelah miyabi atau maria ozawa belum hilang di ingatan karena di cekal,sebab maria ozawa yang berasal dari jepang terkenal sebagai artis porno di negeri sakura,yang akan memerankan film penculikan miyabi yang penggambilan gamabar di indonesia,ternyata tidak membuat surut produser indonesia mendatangkan artis perpropesi serupa, yaitu ri sakuragi inipun menuai kontroversi di masyarakat indonesia,kadang saya berfikir bahwa undang2 porno grafi yang sudah diberlakukan,tetapi pelaksanaanya seperti angin berhembus alias kurang dalam aplikasinya tidak ada ketegasan dari pihak berwajib,sebenarnya yang sangat ditakutkan adalah menurunya kepercayaan masyarakat terhadap aturan dan penegak hukum,sehingga reaksi masyarakat menyoroti masalah tertentu khususnya film berbau porno, dengan jalur non formal, yaitu demo dan petisi.
Subscribe to:
Comments (Atom)