Arif Suyono (lahir di Batu, Malang, Jawa Timur, 3 Januari 1984; umur 26 tahun)
Perjalanan karier
Klub
* SSB UNIBRAW 82 MALANG
* PS Putra Jaya Batu
* Arema Jr
* Persema Jr
* Persema Malang (2003-2004)
* Arema Malang (2005-2009)
* Sriwijaya FC (2009-
Timnas
* PSSI U-19
* PSSI U-23 (2007)
* PSSI (2010)
2. Kurnia Meiga Hermansyah
Informasi pribadi
Nama lengkap Kurnia Meiga Hermansyah
Tanggal lahir 7 Mei 1990 (umur 20)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Jakarta, Indonesia
Tinggi 1.84 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain kiper
Informasi klub
Klub saat ini Arema Indonesia
Nomor 1
Klub junior
Perjalanan karierKlub
* PS Urakan
* Diklat Ragunan
* Persijap U-18
* Persijap U-23
* Arema Indonesia
Timnas
* PSSI U-19 (2008)
* PSSI U-21 (2008)
* PSSI U-23 (2009)
Gelar
* Juara Liga Super Indonesia 2009/2010 bersama Arema Indonesia
* Pemain Terbaik Liga Super Indonesia 2009/2010
* Runner up Piala Indonesia 2010
3. Zulkifly Syukur
Informasi pribadiNama lengkap Zulkifly Syukur
Nama panggilan Zulkifly
Tanggal lahir 3 Mei 1984 (umur 26)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Makassar, Indonesia
Tinggi 1.75 m (5 ft 9 in)
Posisi bermain Bek
Informasi klub
Klub saat ini Arema Indonesia
Nomor 3
Klub senior1
Tahun Klub Tampil (Gol)
1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik dan
akurat per 4 November 2010.
2 Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 6 Desember 2010.
Zulkifly Syukur (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Mei 1984; umur 26 tahun)
4. Maman Abdurrahman
Informasi pribadi
Nama lengkap Maman abdurahman
Tanggal lahir 12 Mei 1982 (umur 28)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Jakarta, Indonesia
Tinggi 174 cm
Posisi bermain Bek
Informasi klub
Klub saat ini Persib
Nomor 5
Tim nasional2
2006- Indonesia 44 (2)
1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik.
2 Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 6 Desember 2010.
Maman Abdurrahman (lahir di Jakarta, 12 Mei 1982; umur 28 tahun) Prestasi
Pemain terbaik Liga Indonesia 2006
Peringkat ketiga Liga Indonesia 2005 bersama PSIS Semarang
Runner Up Liga Indonesia 2006, bersama PSIS Semarang
5. Markus Haris Maulana
BIODATA LENGKAP MARKUS HARIS MAULANA:
Nama: Markus Haris Maulana
Tempat Tgl Lahir:Pangkalan Brandan Sumut, 14 Maret 1981
Kewarganegaraan: Indonesia
Posisi: Kiper
KARIR
1988 - 2000 Diklat PPLP Sumatera Selatan
2000 - 2001 PSL Langkat
2001 - 2002 PS Batam
2002 - 2003 PSKB Binjai
2003 - 2008 PSMS Medan
2008 - Persik Kediri
2009 PSMS Medan
2009 Arema Indonesia
2010 Persib Bandung
2007 - Sekarang - Timnas Indonesia.
6. Christian Gonzalez
Christian Gonzalez Profil
* Nama lengkap: Christian Genard Alfaro Gonzales
* Islam Nama: Habibie Mustafa
* Tanggal lahir: 30 Agustus 1976 (1976/08/30) (umur 34)
* Nick: El Loco (Si Gila)
* Tempat lahir: Montevideo, Uruguay
* Tinggi: 1,77 m (5 ft 9 1 2 di?)
* Agama: Islam (9 Oktober 2003)
* Kebangsaan: Indonesia (1 November 2010)
* Orangtua:Bapak adalah Militer, Eduardo Alfaro dan Ibunya adalah seorang perawat di Montevideo Rumah Sakit, Meriam Gonzales.
* Istri: Eva Siregar
* Anak-anak:
1. Amanda Gonzales
2. Michael Gonzales
3. Fernando `Alvaro
4. Vanesa Siregar Gonzales
* Posisi bermain: Striker
* Lancar klub: Persib Bandung
* Nomor: 99
Gonzales yang terkenal karena marah volatile nya, sejak bermain di Indonesia pada 2003, ia telah dihukum oleh PSSI lima kali.
* Christian Gonzalez Tim Nasional:
1994-1996 Uruguay U-20
2010 - Indonesia
* Christian Gonzalez junior klub:
1990-1995 Defensor Sporting
* Christian Gonzalez Klub Senior:
1995-1997 Sud America
Huracan 1997-1999 Ctes (status:pinjam)
1999-2000 Sud America
2000-2003 Deportivo Maldonado
2003-2005 PSM Makassar
2005-2008 Persik Kediri
2008-2009 Persib Bandung (status:pinjam)
2009-2010 Persib Bandung
2010 - Persib Bandung
7. HAMKAH HAMZAH
Biodata Hamka
Kelahiran : Makassar, 29 Januari 1984
Tinggi & berat : 182 cm & 69kg
Posisisi : Stoper
Nomor punggung : 23
Karier
2001-2002 : PSM Makassar
2002-2003 : Persebaya Surabaya
2003-2004 : Persik Kediri
2004-2007 : Persija Jakarta
2007-2009 : Persisam
2009-sampai sekarang: Persipura
8. Abdul Rahman.
Nama Lengkap : Abdul Rahman
Tempat Lahir : Makassar
Tanggal Lahir : 14 Mei 1988
Tinggi Badan: 188 cm
Club : Semen Padang
Posisi :Bek / Belakang
9. Titus Jhon Londouw
Nama Lengkap : Titus Jhon Londouw Bonai
Tempat Lahir : Jayapura Papua
Tanggal Lahir : 4 Maret 1989
Istri : Novalia Metiana
Posisi : Striker
Bermain di Klub : Persipura
Perjalanan Karir
• Tahun 2008 Persipura U-21
• Tahun 2008 – 2009 PKT Bontang
• Tahun 2009 Persiram (Liga Joss Indonesia)
• Tahun 2009 – 2010 Persiram
• Tahun 2010 Persipura (Sekarang)
• Tahun 2011 di Sea Games XXVI Tibo masuk Squad inti Timnas U-23
10. Boaz Solossa
Boaz Solossa (lahir 16 Maret 1986; umur 25 tahun)
Prestasi
Klub
• Juara Liga Indonesia 2005-2006 bersama Persipura
• Juara Indonesia Super League 2008-2009 bersama Persipura
• Juara Community Shield Indonesia 2009 Bersama Persipura[1][2]
Individu
• Pencetak Gol Terbanyak Pekan Olahraga Nasional ke - 16 bersama Tim PON Papuatahun 2004 dengan 10 gol
• Pencetak Gol Terbanyak Indonesia Super League bersama Persipura musim 2008-2009 dengan 28 gol
• Pemain Terbaik Indonesia Super League musim 2009-2010
Karier Klub
PS Putra Yohan
Boaz membela PS Putra Yohan, sebuah Klub amatir yang berada di papua dengan status pemain binaan, pada tahun 1999 sampai 2000.
Perseru Jayapura
Boaz membela Perseru, sebuah klub amatir yang berada di papua dengan status pemain binaan, pada tahun 2000 sampai 2001.
Tim PON Papua
Boaz dipanggil dalam Tim PON Papua untuk diperlombakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional ke - 16 Indonesia. Saat itu ia berumur 15 tahun.
Dari Tim PON Papua inilah bakatnya tercium oleh Peter Withe, pelatih Tim Nasional Indonesia kala itu, dan membawanya menuju Piala Tiger 2004 saat ia berumur 17 tahun.
Persipura Jayapura
Sejak Tahun 2005, Boaz membela Persipura.
Profile Pemain Nasional Indonesia
Friday, November 24, 2017
1. Profil Arif Suyono
Arif Suyono (lahir di Batu, Malang, Jawa Timur, 3 Januari 1984; umur 26 tahun)
Perjalanan karier
Klub
* SSB UNIBRAW 82 MALANG
* PS Putra Jaya Batu
* Arema Jr
* Persema Jr
* Persema Malang (2003-2004)
* Arema Malang (2005-2009)
* Sriwijaya FC (2009-
Timnas
* PSSI U-19
* PSSI U-23 (2007)
* PSSI (2010)
2. Kurnia Meiga Hermansyah
Informasi pribadi
Nama lengkap Kurnia Meiga Hermansyah
Tanggal lahir 7 Mei 1990 (umur 20)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Jakarta, Indonesia
Tinggi 1.84 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain kiper
Informasi klub
Klub saat ini Arema Indonesia
Nomor 1
Klub junior
Perjalanan karierKlub
* PS Urakan
* Diklat Ragunan
* Persijap U-18
* Persijap U-23
* Arema Indonesia
Timnas
* PSSI U-19 (2008)
* PSSI U-21 (2008)
* PSSI U-23 (2009)
Gelar
* Juara Liga Super Indonesia 2009/2010 bersama Arema Indonesia
* Pemain Terbaik Liga Super Indonesia 2009/2010
* Runner up Piala Indonesia 2010
3. Zulkifly Syukur
Informasi pribadiNama lengkap Zulkifly Syukur
Nama panggilan Zulkifly
Tanggal lahir 3 Mei 1984 (umur 26)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Makassar, Indonesia
Tinggi 1.75 m (5 ft 9 in)
Posisi bermain Bek
Informasi klub
Klub saat ini Arema Indonesia
Nomor 3
Klub senior1
Tahun Klub Tampil (Gol)
1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik dan
akurat per 4 November 2010.
2 Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 6 Desember 2010.
Zulkifly Syukur (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Mei 1984; umur 26 tahun)
4. Maman Abdurrahman
Informasi pribadi
Nama lengkap Maman abdurahman
Tanggal lahir 12 Mei 1982 (umur 28)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Jakarta, Indonesia
Tinggi 174 cm
Posisi bermain Bek
Informasi klub
Klub saat ini Persib
Nomor 5
Tim nasional2
2006- Indonesia 44 (2)
1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik.
2 Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 6 Desember 2010.
Maman Abdurrahman (lahir di Jakarta, 12 Mei 1982; umur 28 tahun) Prestasi
Pemain terbaik Liga Indonesia 2006
Peringkat ketiga Liga Indonesia 2005 bersama PSIS Semarang
Runner Up Liga Indonesia 2006, bersama PSIS Semarang
5. Markus Haris Maulana
BIODATA LENGKAP MARKUS HARIS MAULANA:
Nama: Markus Haris Maulana
Tempat Tgl Lahir:Pangkalan Brandan Sumut, 14 Maret 1981
Kewarganegaraan: Indonesia
Posisi: Kiper
KARIR
1988 - 2000 Diklat PPLP Sumatera Selatan
2000 - 2001 PSL Langkat
2001 - 2002 PS Batam
2002 - 2003 PSKB Binjai
2003 - 2008 PSMS Medan
2008 - Persik Kediri
2009 PSMS Medan
2009 Arema Indonesia
2010 Persib Bandung
2007 - Sekarang - Timnas Indonesia.
6. Christian Gonzalez
Christian Gonzalez Profil
* Nama lengkap: Christian Genard Alfaro Gonzales
* Islam Nama: Habibie Mustafa
* Tanggal lahir: 30 Agustus 1976 (1976/08/30) (umur 34)
* Nick: El Loco (Si Gila)
* Tempat lahir: Montevideo, Uruguay
* Tinggi: 1,77 m (5 ft 9 1 2 di?)
* Agama: Islam (9 Oktober 2003)
* Kebangsaan: Indonesia (1 November 2010)
* Orangtua:Bapak adalah Militer, Eduardo Alfaro dan Ibunya adalah seorang perawat di Montevideo Rumah Sakit, Meriam Gonzales.
* Istri: Eva Siregar
* Anak-anak:
1. Amanda Gonzales
2. Michael Gonzales
3. Fernando `Alvaro
4. Vanesa Siregar Gonzales
* Posisi bermain: Striker
* Lancar klub: Persib Bandung
* Nomor: 99
Gonzales yang terkenal karena marah volatile nya, sejak bermain di Indonesia pada 2003, ia telah dihukum oleh PSSI lima kali.
* Christian Gonzalez Tim Nasional:
1994-1996 Uruguay U-20
2010 - Indonesia
* Christian Gonzalez junior klub:
1990-1995 Defensor Sporting
* Christian Gonzalez Klub Senior:
1995-1997 Sud America
Huracan 1997-1999 Ctes (status:pinjam)
1999-2000 Sud America
2000-2003 Deportivo Maldonado
2003-2005 PSM Makassar
2005-2008 Persik Kediri
2008-2009 Persib Bandung (status:pinjam)
2009-2010 Persib Bandung
2010 - Persib Bandung
7. HAMKAH HAMZAH
Biodata Hamka
Kelahiran : Makassar, 29 Januari 1984
Tinggi & berat : 182 cm & 69kg
Posisisi : Stoper
Nomor punggung : 23
Karier
2001-2002 : PSM Makassar
2002-2003 : Persebaya Surabaya
2003-2004 : Persik Kediri
2004-2007 : Persija Jakarta
2007-2009 : Persisam
2009-sampai sekarang: Persipura
8. Abdul Rahman.
Nama Lengkap : Abdul Rahman
Tempat Lahir : Makassar
Tanggal Lahir : 14 Mei 1988
Tinggi Badan: 188 cm
Club : Semen Padang
Posisi :Bek / Belakang
9. Titus Jhon Londouw
Nama Lengkap : Titus Jhon Londouw Bonai
Tempat Lahir : Jayapura Papua
Tanggal Lahir : 4 Maret 1989
Istri : Novalia Metiana
Posisi : Striker
Bermain di Klub : Persipura
Perjalanan Karir
• Tahun 2008 Persipura U-21
• Tahun 2008 – 2009 PKT Bontang
• Tahun 2009 Persiram (Liga Joss Indonesia)
• Tahun 2009 – 2010 Persiram
• Tahun 2010 Persipura (Sekarang)
• Tahun 2011 di Sea Games XXVI Tibo masuk Squad inti Timnas U-23
10. Boaz Solossa
Boaz Solossa (lahir 16 Maret 1986; umur 25 tahun)
Prestasi
Klub
• Juara Liga Indonesia 2005-2006 bersama Persipura
• Juara Indonesia Super League 2008-2009 bersama Persipura
• Juara Community Shield Indonesia 2009 Bersama Persipura[1][2]
Individu
• Pencetak Gol Terbanyak Pekan Olahraga Nasional ke - 16 bersama Tim PON Papuatahun 2004 dengan 10 gol
• Pencetak Gol Terbanyak Indonesia Super League bersama Persipura musim 2008-2009 dengan 28 gol
• Pemain Terbaik Indonesia Super League musim 2009-2010
Karier Klub
PS Putra Yohan
Boaz membela PS Putra Yohan, sebuah Klub amatir yang berada di papua dengan status pemain binaan, pada tahun 1999 sampai 2000.
Perseru Jayapura
Boaz membela Perseru, sebuah klub amatir yang berada di papua dengan status pemain binaan, pada tahun 2000 sampai 2001.
Tim PON Papua
Boaz dipanggil dalam Tim PON Papua untuk diperlombakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional ke - 16 Indonesia. Saat itu ia berumur 15 tahun.
Dari Tim PON Papua inilah bakatnya tercium oleh Peter Withe, pelatih Tim Nasional Indonesia kala itu, dan membawanya menuju Piala Tiger 2004 saat ia berumur 17 tahun.
Persipura Jayapura
Sejak Tahun 2005, Boaz membela Persipura.
Arif Suyono (lahir di Batu, Malang, Jawa Timur, 3 Januari 1984; umur 26 tahun)
Perjalanan karier
Klub
* SSB UNIBRAW 82 MALANG
* PS Putra Jaya Batu
* Arema Jr
* Persema Jr
* Persema Malang (2003-2004)
* Arema Malang (2005-2009)
* Sriwijaya FC (2009-
Timnas
* PSSI U-19
* PSSI U-23 (2007)
* PSSI (2010)
2. Kurnia Meiga Hermansyah
Informasi pribadi
Nama lengkap Kurnia Meiga Hermansyah
Tanggal lahir 7 Mei 1990 (umur 20)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Jakarta, Indonesia
Tinggi 1.84 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain kiper
Informasi klub
Klub saat ini Arema Indonesia
Nomor 1
Klub junior
Perjalanan karierKlub
* PS Urakan
* Diklat Ragunan
* Persijap U-18
* Persijap U-23
* Arema Indonesia
Timnas
* PSSI U-19 (2008)
* PSSI U-21 (2008)
* PSSI U-23 (2009)
Gelar
* Juara Liga Super Indonesia 2009/2010 bersama Arema Indonesia
* Pemain Terbaik Liga Super Indonesia 2009/2010
* Runner up Piala Indonesia 2010
3. Zulkifly Syukur
Informasi pribadiNama lengkap Zulkifly Syukur
Nama panggilan Zulkifly
Tanggal lahir 3 Mei 1984 (umur 26)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Makassar, Indonesia
Tinggi 1.75 m (5 ft 9 in)
Posisi bermain Bek
Informasi klub
Klub saat ini Arema Indonesia
Nomor 3
Klub senior1
Tahun Klub Tampil (Gol)
1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik dan
akurat per 4 November 2010.
2 Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 6 Desember 2010.
Zulkifly Syukur (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Mei 1984; umur 26 tahun)
4. Maman Abdurrahman
Informasi pribadi
Nama lengkap Maman abdurahman
Tanggal lahir 12 Mei 1982 (umur 28)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Jakarta, Indonesia
Tinggi 174 cm
Posisi bermain Bek
Informasi klub
Klub saat ini Persib
Nomor 5
Tim nasional2
2006- Indonesia 44 (2)
1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik.
2 Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 6 Desember 2010.
Maman Abdurrahman (lahir di Jakarta, 12 Mei 1982; umur 28 tahun) Prestasi
Pemain terbaik Liga Indonesia 2006
Peringkat ketiga Liga Indonesia 2005 bersama PSIS Semarang
Runner Up Liga Indonesia 2006, bersama PSIS Semarang
5. Markus Haris Maulana
BIODATA LENGKAP MARKUS HARIS MAULANA:
Nama: Markus Haris Maulana
Tempat Tgl Lahir:Pangkalan Brandan Sumut, 14 Maret 1981
Kewarganegaraan: Indonesia
Posisi: Kiper
KARIR
1988 - 2000 Diklat PPLP Sumatera Selatan
2000 - 2001 PSL Langkat
2001 - 2002 PS Batam
2002 - 2003 PSKB Binjai
2003 - 2008 PSMS Medan
2008 - Persik Kediri
2009 PSMS Medan
2009 Arema Indonesia
2010 Persib Bandung
2007 - Sekarang - Timnas Indonesia.
6. Christian Gonzalez
Christian Gonzalez Profil
* Nama lengkap: Christian Genard Alfaro Gonzales
* Islam Nama: Habibie Mustafa
* Tanggal lahir: 30 Agustus 1976 (1976/08/30) (umur 34)
* Nick: El Loco (Si Gila)
* Tempat lahir: Montevideo, Uruguay
* Tinggi: 1,77 m (5 ft 9 1 2 di?)
* Agama: Islam (9 Oktober 2003)
* Kebangsaan: Indonesia (1 November 2010)
* Orangtua:Bapak adalah Militer, Eduardo Alfaro dan Ibunya adalah seorang perawat di Montevideo Rumah Sakit, Meriam Gonzales.
* Istri: Eva Siregar
* Anak-anak:
1. Amanda Gonzales
2. Michael Gonzales
3. Fernando `Alvaro
4. Vanesa Siregar Gonzales
* Posisi bermain: Striker
* Lancar klub: Persib Bandung
* Nomor: 99
Gonzales yang terkenal karena marah volatile nya, sejak bermain di Indonesia pada 2003, ia telah dihukum oleh PSSI lima kali.
* Christian Gonzalez Tim Nasional:
1994-1996 Uruguay U-20
2010 - Indonesia
* Christian Gonzalez junior klub:
1990-1995 Defensor Sporting
* Christian Gonzalez Klub Senior:
1995-1997 Sud America
Huracan 1997-1999 Ctes (status:pinjam)
1999-2000 Sud America
2000-2003 Deportivo Maldonado
2003-2005 PSM Makassar
2005-2008 Persik Kediri
2008-2009 Persib Bandung (status:pinjam)
2009-2010 Persib Bandung
2010 - Persib Bandung
7. HAMKAH HAMZAH
Biodata Hamka
Kelahiran : Makassar, 29 Januari 1984
Tinggi & berat : 182 cm & 69kg
Posisisi : Stoper
Nomor punggung : 23
Karier
2001-2002 : PSM Makassar
2002-2003 : Persebaya Surabaya
2003-2004 : Persik Kediri
2004-2007 : Persija Jakarta
2007-2009 : Persisam
2009-sampai sekarang: Persipura
8. Abdul Rahman.
Nama Lengkap : Abdul Rahman
Tempat Lahir : Makassar
Tanggal Lahir : 14 Mei 1988
Tinggi Badan: 188 cm
Club : Semen Padang
Posisi :Bek / Belakang
9. Titus Jhon Londouw
Nama Lengkap : Titus Jhon Londouw Bonai
Tempat Lahir : Jayapura Papua
Tanggal Lahir : 4 Maret 1989
Istri : Novalia Metiana
Posisi : Striker
Bermain di Klub : Persipura
Perjalanan Karir
• Tahun 2008 Persipura U-21
• Tahun 2008 – 2009 PKT Bontang
• Tahun 2009 Persiram (Liga Joss Indonesia)
• Tahun 2009 – 2010 Persiram
• Tahun 2010 Persipura (Sekarang)
• Tahun 2011 di Sea Games XXVI Tibo masuk Squad inti Timnas U-23
10. Boaz Solossa
Boaz Solossa (lahir 16 Maret 1986; umur 25 tahun)
Prestasi
Klub
• Juara Liga Indonesia 2005-2006 bersama Persipura
• Juara Indonesia Super League 2008-2009 bersama Persipura
• Juara Community Shield Indonesia 2009 Bersama Persipura[1][2]
Individu
• Pencetak Gol Terbanyak Pekan Olahraga Nasional ke - 16 bersama Tim PON Papuatahun 2004 dengan 10 gol
• Pencetak Gol Terbanyak Indonesia Super League bersama Persipura musim 2008-2009 dengan 28 gol
• Pemain Terbaik Indonesia Super League musim 2009-2010
Karier Klub
PS Putra Yohan
Boaz membela PS Putra Yohan, sebuah Klub amatir yang berada di papua dengan status pemain binaan, pada tahun 1999 sampai 2000.
Perseru Jayapura
Boaz membela Perseru, sebuah klub amatir yang berada di papua dengan status pemain binaan, pada tahun 2000 sampai 2001.
Tim PON Papua
Boaz dipanggil dalam Tim PON Papua untuk diperlombakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional ke - 16 Indonesia. Saat itu ia berumur 15 tahun.
Dari Tim PON Papua inilah bakatnya tercium oleh Peter Withe, pelatih Tim Nasional Indonesia kala itu, dan membawanya menuju Piala Tiger 2004 saat ia berumur 17 tahun.
Persipura Jayapura
Sejak Tahun 2005, Boaz membela Persipura.
menjadi sukses dengan fokus
Dari judulnya sudah kelihatan kalau konsep bisnis yang efektif adalah fokus dan tahu kapan harus berhenti. Ya memang itu jawabannya… fokus, kemudian tahu kapan harus berhenti.
Hanya saja saya perlu menjelaskan seperti apa itu “fokus” dan apa maksud dari kalimat “tahu kapan harus berhenti”.
Saya mulai dari mana ya biar enak? Oh ya… saya mulai dari kisah teman-teman lingkungan saya aja. Supaya Anda bisa mengambil pelajaran dari kisah tersebut
Hanya saja kisah tersebut saya bagi menjadi 2 sub bahasan. Tujuannya supaya Anda bisa benar-benar paham. Fokus, itu kata yang familiar dan mudah diucapkan tetapi susah dilakukan. Sedangkan “tahu kapan harus berhenti”, ini membutuhkan pembahasan tersendiri.
*Konsep Bisnis yang Efektif Pertama : FOKUS !!*
Alkisah, saya punya beberapa teman-teman bisnis yang luar biasa. Mereka ulet, cekatan dan cerdas. Apa yang mereka ketahui adalah hasil dari kecepatan mereka dalam menangkap sesuatu yang baru. Hanya saja, mereka punya satu problem serius yang tidak terpecahkan… FOKUS !!
Yang satu, terjangkit penyakit BADD… semua peluang bisnis yang dating menghapirinya, ia ambil. Prinsip utamanya hanya satu, “Peluang itu tidak datang dua kali. Ambil sekarang juga atau hilang !!”. Yang satunya, gonta-ganti bisnis nggak ada habis-habisnya.
Eh, Anda tahu kan apa itu BADD? Sepertinya saya tidak perlu menceritakan apa itu BADD, benar kan? Karena bagi Anda yang sering baca artikel saya pasti tahu apa itu BADD… “penyakit ganas” sekelas kanker yang menjangkiti hampir kebanyakan pebisnis.
“Tapi om, saya baru pertama datang ke blog Anda. Saya nggak ngerti BADD itu apa?”… Wokeh, kalau begitu, yang belum tahu apa itu BADD, . Balik lagi ke teman saya tadi, baik keduanya, sama-sama tidak bisa fokus.
Yang BADD, bisnisnya harus berakhir dengan kepailitan. Semua tenaga dan pikirannya tidak mampu untuk “menahan” banyaknya problem yang harus ia pecahkan dalam waktu yang bersamaan… dari ketujuh bisnisnya !!
Yang gonta-ganti bisnis, sama saja… ia tidak dapat menahan keinginannya untuk berganti-ganti bisnis karena satu… tertarik dengan setiap peluang yang datang. Kedua… selalu berhenti jika menemui kendala yang sepertinya “terlihat” benar-benar akan menghambat bisnisnya.
So, keduanya mengalami hal yang sama… GAGAL FOKUS. Well, apa sebenarnya fokus itu? Kalau Anda tanya apa itu fokus, saya tidak dapat mendefinisikannya dengan pasti. Tetapi saya punya analogi sendiri terkait dengan kata fokus tersebut.
Yang pertama, fokus… itu seperti Anda berjalan dari satu tempat ke tempat yang lain kemudian Anda ditanya… berapa mobil kijang lama yang Anda temui hari ini. Jika Anda tidak fokus, Anda tidak bisa menjawab
pertanyaan tersebut. “Berapa ya? Kayaknya nggak ada deh mobil kijang lama. Adanya cuman Avanz* thok.”
Itu kalau Anda tidak fokus… Tetapi kalau Anda fokus, pasti Anda bias hitung berapa mobil kijang lama yang Anda temui selama perjalanan. “Who itu satu… dua… tiga… ada lagi tuh… empat…”, dan seterusnya. Itu baru
namanya fokus. Anda tidak percaya? Cobalah !!
Yang kedua, fokus itu seperti apa yang dikatakan seorang legenda bela
diri… Bruce Lee. Apa yang ia katakan?
/*Saya tidak takut dengan orang yang menguasai 10.000 jurus tetapi
hanya ia latih satu kali. Saya lebih takut dengan orang yang
mempunyai 1 jurus tetapi ia latih selama 10.000 kali.*/
Dahsyat bukan? Anda akan lebih mungkin berhasil jika menekuni satu bisnis terlebih dahulu dengan MELEWATI rintangan-rintangan yang menghadang dari pada berganti-ganti bisnis terlalu cepat karena MENGHINDARI rintangan. Anda juga lebih mungkin sukses dengan satu model bisnis
tertentu daripada menjalankan lebih dari satu bisnis secara bersamaan.
Mau contoh? Tidak usah yang jauh-jauh, teman saya yang saya sebutkan tadi. Beliau adalah seorang yang cerdas dalam memahami apapun jenis dan model bisnis online. Pintar, cepat dan cekatan. Sayangnya, begitu ia mendengar ada cerita sukses tentang seseorang yang menekuni sebuah bisnis online yang berbeda dengan dirinya, ia langsung memutuskan untuk mempelajarinya.
Dan akhirnya bisa ditebak… beliau berhenti dari bisnis yang sudah dijalaninya dan mulai menjalankan bisnis barunya. Kemudian keadaannya bertambah rumit setelah beberapa bulan kemudian ia menemui berbagai macam kendala. Well, akhirnya dengan penuh “pertimbangan” dan “analisa” yang mendalam, beliau memutuskan untuk BERHENTI dari bisnis tersebut.
Begitu seterusnya berulang-ulang hingga tak terasa waktu sudah banyak berlalu. Anda tahu apa yang terjadi dengan beliau sekarang? Tiga tahun yang lalu kami sama-sama memutuskan untuk menekuni bisnis pilihan masing-masing.
Sekarang, beliau masih saja berganti-ganti bisnis
saya sudah menghasilkan aset hingga hampir setengah milyard dari bisnis yang saya tekuni !! Itulah kekuatan FOKUS !!
*Konsep Bisnis yang Efektif Kedua : TAHU KAPAN HARUS BERHENTI !!*
Konsep bisnis yang baik yanng kedua ini prakteknya gampang-gampang susah. Ia seolah-olah seperti lawan dari konsep bisnis yang efektif pertama, fokus… Lalu bagaimana prakteknya? Begini… misal Anda tertarik untuk menekuni industri makanan kecil
Kemudian Anda sudah menentukan untuk menerapkan konsep bisnis yang pertama di atas, yaitu fokus di usaha pilihan Anda selama 3 tahun.
Well, tentunya dalam perjalanan bisnis Anda, halangan dan rintangan akan datang silih berganti. Nah, terkadang, ada halangan tertentu yang membuat Anda tidak bisa melanjutkan bisnis Anda untuk sementara waktu. Di sinilah konsep bisnis yang efektif kedua berlaku… “Tahu Kapan Harus
Berhenti”.
Biar Anda lebih “dong”, saya kutipkan nasihat om Kiyosaki tentang “Tahu Kapan Harus Berhenti” :
Cermati kata-kata di atas. Anda harus memutuskan berhenti sejenak untuk mengatur “nafas” Anda, membenahi mana dari segitiga B-I Anda yang lemah dan bersiap untuk membangunnya lagi… Layaknya Anda berhenti untuk menambal ban mobil Anda yang bocor kemudian kembali meneruskan perjalanan Anda. Anda harus berhenti dulu, benar kan?
Apa yang terjadi pada teman saya yang menderita penyakit BADD di atas adalah konsekuensi dari ketidaktahuan dia akan konsep bisnis yang efektif ini. Ia mempunyai banyak usaha, sayangnya ia lemah di mayoritas di berbagai komponen bisnis yang sukses. Manajemennya berantakan. Keuangannya? Tambal sulam. Pemasarannya? Kalau ia tidak “turun gunung” melakukannya sendiri, omsetnya jeblok.
Ali-alih memperbaiki itu semua, dia justru menambah lini bisnisnya. Dan terjadilah apa yang terjadi. Semua bisnisnya hancur. Seharusnya jika dia paham konsep bisnis yang efektif kedua ini, sudah dari dulu ia berhenti. Ironinya, saat ia bertanya kepada saya dari ke-5 bisnisnya, mana yang harus dihentikan, ia tidak benar-benar sedang bertanya kepada saya.
Ketakutan akan *kehilangan salah satu bisnisnya* membuat ia tidak bias dan tidak mau berhenti. Akhirnya ia justru *kehilangan semua bisnisnya*. Mengenaskan bukan? Tetapi masalahnya, menerapkan konsep bisnis
“Tahu Kapan Harus Berhenti” itu seperti menerima keputusan bahwa ada bagian dari tubuh Anda yang harus diamputasi.
Jika dibiarkan, akan merembet ke bagian lain. Jika diamputasi, Anda kehilangan salah satu anggota badan Anda. Keputusan yang berat !! Tetapi bagi saya, di dalam sebuah bisnis, saya lebih suka “mengamputasi” salah satu “anggota badan bisnis” saya daripada saya harus mengorbankan
kehilangan seluruh bagian dari bisnis saya.
So, konsep bisnis yang efektif, “Tahu Kapan Harus Berhenti” itu terbagipada 3 posisi:
1. *Berhenti saat bisnis Anda tidak berjalan dengan semestinya.* Pada posisi ini, Anda berhenti sejenak untuk memperbaiki apa yang salah yang kemudian Anda lanjutkan kembali membangun bisnis Anda. Bisa dengan “mematikan full” seluruh operasional Anda untuk memperbaiki “lobang-lobang” yang ada di bisnis Anda. Atau Anda hanya cukup memberhentikan sebagian dari operasional bisnis Anda. Semua tergantung dari seberapa akutnya “lobang” yang ada di bisnis Anda. 2. *Berhenti saat bisnis Anda memang tidak bisa dilanjutkan.*
Ada kalanya sebuah bisnis memang benar-benar tidak bisa dilanjutkan, meskipun target waktu yang Anda tentukan belum terpenuhi. Salah satu contohnya adalah bisnis-bisnis yang termasuk dalam kategori “monkey bisnis” seperti bisnis batu akik
bisnis lobster air tawar, bisnis tanaman gelombang cinta dan sebagainya. Anda harus tinggalkan karena trend bisnis tersebut sudah turun drastis. Atau Anda sudah berjuang hingga titik darah
penghabisan sampai batas waktu yang sudah Anda tentukan, tetapi ternyata bisnis Anda tidak menunjukkan tanda-tanda “kebaikan”. Anda juga harus berhenti dan meninggalkannya.
3. *Berhenti pada saat Anda sudah waktunya berhenti.* Tujuan bisnis adalah pasif income. Anda tidak bisa selamanya di bisnis. Untuk itu Anda butuh “exit strategy” yang tepat atau system yang kuat. Selain itu usia tidak bisa memungkiri bahwa semakin Anda tua, semakin Anda lemah. Dan ini membuat Anda harus mundur dari semua aktifitas bisnis Anda. Apa bedanya Anda menjadi seorang pekerja dengan menjadi seorang pengusaha jika Anda tidak tahu kapan Anda harus berhenti? Maka dari itu, siapkan sistem yang kuat atau pilihan “exit strategy” yang tepat sehingga Anda bisa berhenti tanpa harus merasa takut kehilangan pendapatan.
Saya rasa saya sudah menceritakan secara panjang lebar tentang konsep bisnis yang bagus ini di atas. Saran saya, pahami apa yang saya tulis di atas dan mulailah menerapkan kedua konsep bisnis yang efektif ini secara kontinyu. Ingat, FOKUS dan TAHUN KAPAN HARUS BERHENTI adalah 2 hal yang akan terus selalu menyertai perjalanan bisnis Anda jika Anda ingin sukses
Lagu Yel Yel SDN KADIPATEN Bojonegoro
Tuesday, September 5, 2017
LAGU GARUDA
LAGU : VOLY SDN KADIPATEN 1
SDN Kadipaten 1
Kadipaten berprestasi
Kadipaten kebangganku
Ku yakin SD kami pasti menang
Tunjukkan semangatmu
Tunjukkan kekompakanmu
Kuyakin hari ini pasti menang
Marilah berprestasi
Marilah sportifitasi
Tunjukkan semangatmu dan berjuang
Kadipaten 1
Makalah tentang bola Voli
Sunday, February 7, 2010
MAKALAH BOLA VOLI, SEJARAH, PENGERTIAN, TEKNIK, PERATURAN, UKURAN LAPANGAN
Sejarah Permainan Bola Voli Permainan bola voli diciptakan oleh William B Morgan pada tahun 1895 di Holyoke (Amerika bagian timur). William B Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christain Association (MCA).
Isi dari postingan ini ( Bola Voli | Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Makalah, Artikel Ukuran Lapangan )
Permainan bola voli di Amerika sangat cepat perkembangannya, sehingga tahun 1933 YMCA mengadakan kejuaraan bola voli nsional.
Kemudian permainan bola voli ini menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1974 pertama kali bola voli dipertandingkan di Polandia dengan peserta yang cukup banyak. Maka pada tahun 1984 didirikan FederasiBola Voli Internasional atau Internationnal Voli Ball Federation (IVBF) yang waktu itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris.
Permainan bola voli sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :
Permainan bola voli tidak memerlukan lapangan yang luas.
Mudah dimainkan.
Alat-alat yang digunakan untuk bermain sangat sederhana.
Permainan ini sangat menyenangkan.
Kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil.
Dapat dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup.
Dapat di mainkan banyak orang
Permainan bola voli masuk ke Indonesia pada waktu penjajahan Belanda (sesudah tahun 1928). Perkembangan permainan bola voli di Indodesia sangat cepat. Hal ini terbukti pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2 tahun 1952 di jakarta. Sampai sekarang permainan bola voli termasuk salah satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan.
Pada tahun 1955 tepatnya tanggal 22 Januari didirikan Organisasi Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan ketuanya W. J. Latumenten. Setelah adanya induk organisasi bola voli ini, maka pada tanggal 28 sampai 30 mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.
Dengan melihat perkembangan permainan bola voli yang begitu pesat sangatlah tepat bila pemerintah memilih permainan bola voli sebagai olahraga pendidikan di sekolah-sekolah. Hanya pada umumnya permainan bola voli sedikit mengalami kesulitan di dalam memperkenalkan pada anak-anak didik. Kesulitan ini terletak pada gerakan dasar permainan bola voli .
Teknik Dasar Permainan Bola Voli
1. Pengertian Teknik
Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian suatu peraktek dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang olahraga (khususnya cabang permainan bola voli ).
Teknik dikatakan baik apabila dari segi anatomis/fisiologis mekanik dan mental terpenuhi secara benar persyaratannya. Apabila diterapkan pencapaian prestasi maksimal untuk menganalisa gerakan teknik, umumnya para guru atau pelatih akan dapat mengoreksi dan memperbaiki (Suharno, HP, 1983 : 3).
2. Kegunaan Teknik Pada Cabang Olahraga
Efisien dan Efektif untuk mencapai prestasi maksimal.
Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera
Untuk menambah macam-macam teknik atlet ada saat pertandingan. (Suharno, HP. 1982 : 30).
Atlet akan lebih mantap dan optimis dalam memasuki arena pertandingan (Engkos Kosasih, 1984 : 109).
3. Teknik Penguasaan Bola
Untuk dapat menguasai bola secara maksimal dan sempurna seorang pemain setidaknya harus memiliki kemampuan-kemampuan seperti mampu melakukan passing atas secara baik dan benar dari teknik dasar ini tidak diabaikan dan harus dilatih dengn baik, seseorang harus mengerti dan benar-benar dapat menguasai teknik penguasaan bola dengan baik dan terus menerus, (Dleter Beullteshtahl. 1986 : 9).
Agar dapat bermain bola voli dengan baik, seseorang harus mengerti dan benar-berar dapat menguasai teknik penguasaan bola dengan baik. Dengan menguasai teknik penguasaan bola dan latihan yang continue diharapkan nantinya dapat bermain bola voli secara baik dan benar.
4. Passing Bawah
Passing bawah biasanya dipergunakan oleh para pemain jika bola datangnya rendah, baik untuk dioperkan kepada teman seregunya maupun untuk dikembalikan ke lapangan lawan melewati atas jaring atau net.
5. Passing Atas
Passing atas atau passing tangan atas adalah cara pengambilan bola atau mengoper dari atas kepala dengan jari-jari tangan. Bola yang datang dari atas diambil dengan jari-jari tangan di atas, agak di depan kepala (Aip Syarifuddin, 1997 : 69).
Gerakan passing bawah dan passing atas yang menunjukkan bahwa digunakan passing bawah pada saat bola yang datangnya rendah atau berada di depan dada, sedangkan passing atas digunakan apabila bola datangnya di atas atau melambung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk menerima bola service lebih baik dan tepat menggunakan passing bawah dibandingkan dengan passing atas, karena kebanyakan bola sevice datangnya rendah dan berada di depan dada.
6. Service Bawah
Service bawah adalah cara melakukan pukulan permukaan dari petak service dengan memukul bola dengan tangan dari bawah sebagai usaha menghidupkan bola dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 70).
Service bawah merupakan service yang dilakukan dengan tangan bawah, siku diluruskan dan ayunan tangan dari belakang ke depan melalui samping badan, salah satunya tangan memegang bola dan bola tersebut dilambungkan baru dipukul. Service ini sangat populer dan sering dilakukan oleh pemain pemula.
7. Service Atas
Service atas adalah cara melakukan pukulan permulaan dari bawah service dengan memukul bola dari atas kepala sebagai usaha menghidupkan bola ke dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 53).
Servise atas banyak variasinya, bola dapat dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan, tinggi lambungan bola tergantung dari maksud pukulan dan kesenangan pribadi pemain. Namun pada prinsipnya harus diusahakan agar bola dilambungkan sedemikian rupa tingginya, sehingga seluruh rangkaian gerakan memukul menjadi satu gerakan yang tidak terputus-putus.
8. Service Samping
Service samping adalah melakukan pukulan permulaan dari daerah service dengan sikap berdiri menyamping dan berat badan berada di kaki kanan (bagi yang tidak kidal), telapak tangan menghadap ke atas (Mariyanto, 1995 : 119). Adapun pelaksanaan service samping adalah service berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat dengan jaring (bagi yang tidak kidal) kedua tanga bersama-sama memegang bola. Pada saat bola akan dilambungkan, maka badan diliukkan ke belakang dan lutut ditekuk. Kedua tangan dijulurkan ke samping kanan, begitu bola lepas dari tangan, maka tangan ditarik kesamping kanan bawah, berat badan berada di kaki kanan, telapak tangan menghadap ke atas, pukulan tangan pada bola dibantu dengan liukan badan, lecutan lengan dan gerakan pergelangn tangan sehingga bola setelah dipukul melambung dengan keras dan topspin.
9. Service Lompat
Service lompat adalah cara melakukan pukulan permulaan di daerah service dengan melompat setelah bola dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan (Aip Syarifuddin, 1997 : 59). Service lompat dilakukan dengan bola dilambungkan dengan satu atau dua tangan. Begitu bola dilambungkan diikuti dengan melompat dan diusahakan bola berada di atas depan kepala. Bila bola telah berada di atas depan kepala maka segeralah tangan kanan dipukulkan pada bola secepatnya.
10. Smash (Spike)
Smesh atau spike adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan keras serta jalannya bola cepat, tajam dan menukik serta sulit diterima lawan apabila pukulan itu dilakukan dengan cepat dan tepat (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Pada teknik smash inilah letak seninya permainan bola voli , apabila pemain hendak memenangkan pertandingan maka mau tidak mau mereka harus menguasai teknik smash. Pemain yang pandai melakukan smash atau dengan istilah smasher harus memiliki kelincahan, daya ledak, timing yang tepat dan mempunyai kemampuan memukul bola yang sempurna. Pemain bola voli akan dapat melakukan berbagai variasi smash apabila pemain tersebut menguasai teknik dasar smash secara baik dan benar.
11. Membendung
Membendung (Bloking) adalah bentuk gerakan seseorang atau beberapa orang pemain yang berada didekat net/pemain depan (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Tujuan untuk menutupi atau membendung datangnya bola dari lapangan lawan, caranya dengan menjulurkan kedua tangan ke atas dengan ketinggian yang kanan lebih tinggi dari tepian atau bibir net.
Selama melakukan blocking perhatian harus terus menerus kepada bola, posisi smasher terhadap bola dan pendangan mata dari pada smasher. Untuk menyesuaikan terhadap arah datangnya smash, maka perlu mengadakan langkah atau step ke samping kiri atau ke kanan dengan maksud agar setiap saat dapat melompat ke atas untuk melakukan blocking.
Passing Atas
1. Pengertian passing Atas
Passing atas merupakan teknik penguasaan bola yang penting untuk dipelajari. Passing atas adalah dapat diartikan menyajikan bola atau mengoper bola dengan menggunakan jari tangan kepada lawan atau langsung ke lapangan lawan, di samping itu passing atas yang baik akan mempengaruhi di dalam pertandingan tetapi hal ini lebih menonjol dalam pertandingan tingkat tinggi dibandingkan pada pertandingan yang lebih rendah.
Waktu melakukan passing atas harus diperhatikan beberapa hal, seperti yang dikembangkan oleh Engkos Kosasih sebagai berikut :
Konsentrasi untuk melakukan passing atas.
Berlatih dan menyesuaikan diri untuk menguasai bola.
Lihat dan pelajari dimana tempat menempatkan bola yang tepat.
Ketahui posisi lemah regu lawan (Engkos Kosasih, 1985 : 109).
Beberapa cara di dalam melakukan passing atas dalam parmainan bola voli , antara lain :
1.1. Passing Atas Individu
Tempatkan badan di bawah bola.
Kedua kaki dibuka, lutut ditekuk, sehingga posisi tubuh berada dalam keadaan setengah jongkok.
Siku dibengkokkan, jari-jari tengah direnggangkan dan letak di depan atas dahi.
Sikap tangan seperti mangkok.
Pandangan ke arah datangnya bola.
Pada waktu bola datang, bola didorong dengan jari-jari tangan, perkenaan tangan pada bola yaitu ruas pertama dan kedua jari telunjuk sampai kelingking, sedangkan ibu jari hanya pada ruas pertama.
Untuk membantu gerakan jari-jari tangan, pergelangan tangan digerakkan kearah depan atas.
Setelah bola lepas dari tangan, diikuti dengan gerakan anggota badan dan langkah kaki ke depan untuk menjaga keseimbangan (Edi Suparman, 1994 : 91).
1.2. Passing Atas Ke Dinding
Ada beberapa pendapat ahli mengenai passing atas ke dinding antara lain :
Theo Khelmen dan Dleler Kruber (1990 :40) menyatakan : dengan melakukan passing atas ke dinding berturut-turut maka akan dapat menyempurnakan kemampuan mengarahkan bola.
Bonnie Robisson (1991 : 44 - 46 ) mengatakan seseorang pemain harus memperdalam kekuatan tangan untuk mendorong bola ke dinding dengan jarak antara 90 – 12 cm dari dinding atau tembok. Dalam penelitian ini ditetapkan jarak seseorang yang akan melakukan passing atas ke dinding sebagai tempat pelaksanaan kegiatan adalah 120 cm, hal ini didasarkan atas uji coba.
Perasarana Permainan Bola Voli
1. Ukuran Lapangan Permainan Bola Voli
Lapangan permainan bola voli berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 9 m, semua garis batas lapangan, garis tengah, garis daerah serang adalah 3 m (daerah depan). Garis batas itu diberi tanda batas dengan menggunakan tali, kayu, cat/kapur, kertas yang lebarnya tidak lebih dari 5 cm. lapangan permainan bola voli terbagi menjadi dua bagian sama besar yang masing-masing luasnya 9 x 9 meter. Di tengah lapangan dibatasi garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian sama besar. Masing-masing lapangan terdiri dari atas daerah serang dan daerah pertahanan.
Gambar Ukuran Lapangan Bola Voli
Daerah serang yaitu daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan garis serang yang luasnya 9 x 3 meter.
2. Daerah Servise
Daerah service adalah daerah selebar 9 meter di belakang setiap garis akhir. Daerah ini dibatasi oleh dua garis pendek sepanjang 15 cm yang dibuat 20 cm di belakang garis akhir, sebagai kepanjangan dari garis samping. Kedua garis pendek tersebut sudah termasuk di dalam batas daerah service, perpanjangan daerah service adalah kebelakang sampai batas akhir daerah bebas.
3. Jaring (Net)
Jaring untuk permainan bola voli berukuran tidak lebih dari 9,50 meter dan lebar tidak lebih dari 1,00 meter dengan petak-petak atau mata jaring berukuran 10 x 10 cm, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter, tepian atas terdapat pita putih selebar 5 cm.
4. Antene Rod
Di dalam pertandingan permainan bola voli yang sifatnya nasional maupun internasional, di atas batas samping jaring dipasang tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm dari tepi jaring atau bibir net. Tongkat itu terbuat dari bahan fibergelas dengan ukuran panjang 180 cm dengan diberi warna kontras.
5. Bola
Bola harus bulat terbuat dari kulit yang lentur atau terbuat dari kulit sintetis yang bagian dalamnya dari karet atau bahan yang sejenis. Warna bola harus satu warna atau kombinasi dari beberapa warna. Bahan kulit sintetis dan kombinasi warna pada bola dipergunakan pada pertandingan resmi internasional harus sesuai dengan standar FIVB.
Keliling bola 64 – 67 cm dan beratnya 260 – 280 grm, tekanan didalam bola harus 0, 39 – 0, 325 kg/cm2 (4,26 – 4,61 Psi) (294,3 – 318,82 mbar/hpa).
6. Pemain
Jumlah pemain dalam lapangan permainan sebanyak 6 orang setiap regu dan ditambah 5 orang sebagai pemain cadangan dan satu orang pemain libero. Satu tim maksimal terdiri dari 12 pemain, saru coach, satu sistem coach, satu trainer, dan satu dokter medis, kecuali libero, satu dari para pemain adalah kapten tim, dia harus diberi tanda dalam score sheet.
Hanya pemain terdaftar dalam score sheet dapat memasuki lapangan dan bermain dalam pertandingan. Pada saat coach dan kapten tim menandatangani scoresheet pemain yang terdaftar tidak dapat diganti. Bola Voli
Winter weather may sometimes lead to late starts instead of canceled classes
Wednesday, January 20, 2010
Winter weather may sometimes lead to late starts instead of canceled classes
1/6/2010
Most school superintendents will tell you that one of their toughest decisions has nothing to do with personnel or curriculum or budgets – it’s that pre-dawn choice that schools face during severe winter weather on whether to cancel school or conduct classes as usual.
District 207 thinks a viable third option is available in some circumstances. On those wintry days, Maine Township High School District 207 might occasionally try something new this year: Delaying the start of classes by a couple of hours instead of canceling school for the entire day.
District 207 schools already have in place a Collaboration Day schedule, in which classes start at 9:40 a.m. If early-morning conditions on some inclement-weather days suggest that a couple of additional hours would give crews enough time to clear streets, sidewalks and parking lots, then District 207 will utilize its Collaboration Day schedule instead of canceling classes altogether.
“Losing instructional days is never a good thing, but particularly at this time of the year when we are heading into semester exams, if we are able to hold school, we need to do so,” said Superintendent Dr. Ken Wallace.
Transportation:
District 207 recognizes that one challenge to an unscheduled late start is that PACE suburban bus service will not have as many buses available as it typically offers on a late-start Wednesday or on a typical school day. We ask students to consider alternative arrangements in advance and to be prepared to implement those plans in the event of a late start due to weather-related issues.
Announcements:
Late starts – and school cancellations – generally will be announced by about 5:30 a.m. on District 207 and Maine East, South and West Web sites. District 207 also will make these announcements through its AlertNow telephone notification system. In addition, District 207 school closures and late starts will be reported to the Emergency Closing Center, which distributes the information through the following Chicago stations: WGN-AM (720), WBBM-AM (780), and CBS-TV (2), NBC-TV (5), ABC-TV (7), WGN-TV (9), Fox-TV and CLTV cable.
On late-start days, parents, students and staff may watch the District and individual school Web sites for updated information on the status of after-school activities.
1/6/2010
Most school superintendents will tell you that one of their toughest decisions has nothing to do with personnel or curriculum or budgets – it’s that pre-dawn choice that schools face during severe winter weather on whether to cancel school or conduct classes as usual.
District 207 thinks a viable third option is available in some circumstances. On those wintry days, Maine Township High School District 207 might occasionally try something new this year: Delaying the start of classes by a couple of hours instead of canceling school for the entire day.
District 207 schools already have in place a Collaboration Day schedule, in which classes start at 9:40 a.m. If early-morning conditions on some inclement-weather days suggest that a couple of additional hours would give crews enough time to clear streets, sidewalks and parking lots, then District 207 will utilize its Collaboration Day schedule instead of canceling classes altogether.
“Losing instructional days is never a good thing, but particularly at this time of the year when we are heading into semester exams, if we are able to hold school, we need to do so,” said Superintendent Dr. Ken Wallace.
Transportation:
District 207 recognizes that one challenge to an unscheduled late start is that PACE suburban bus service will not have as many buses available as it typically offers on a late-start Wednesday or on a typical school day. We ask students to consider alternative arrangements in advance and to be prepared to implement those plans in the event of a late start due to weather-related issues.
Announcements:
Late starts – and school cancellations – generally will be announced by about 5:30 a.m. on District 207 and Maine East, South and West Web sites. District 207 also will make these announcements through its AlertNow telephone notification system. In addition, District 207 school closures and late starts will be reported to the Emergency Closing Center, which distributes the information through the following Chicago stations: WGN-AM (720), WBBM-AM (780), and CBS-TV (2), NBC-TV (5), ABC-TV (7), WGN-TV (9), Fox-TV and CLTV cable.
On late-start days, parents, students and staff may watch the District and individual school Web sites for updated information on the status of after-school activities.
Maine Discovery Museum
Maine Discovery Museum
by Angela DiMillo · Jan 13th 2010 · See more Local News
Staff at the Maine Discovery Museum in Bangor say admission has declined since the museum opened 10 years ago. Executive Director Andrea Stark believes it's a combination of many things -- the economy, fear of swine flu, and school budget costs. She says,
"We've had a number of cancellations. We've had schools book us and then they just can't get the funding to come."
The museum is privately funded and relies on donations. Admissions cover about one third of the museum's operating costs. The museum has reduced staff and closed the store. In an effort to bring people in, the museum is running a promotion, Tuesday through Friday until February 12th, where admission is only five dollars.
by Angela DiMillo · Jan 13th 2010 · See more Local News
Staff at the Maine Discovery Museum in Bangor say admission has declined since the museum opened 10 years ago. Executive Director Andrea Stark believes it's a combination of many things -- the economy, fear of swine flu, and school budget costs. She says,
"We've had a number of cancellations. We've had schools book us and then they just can't get the funding to come."
The museum is privately funded and relies on donations. Admissions cover about one third of the museum's operating costs. The museum has reduced staff and closed the store. In an effort to bring people in, the museum is running a promotion, Tuesday through Friday until February 12th, where admission is only five dollars.
SMT is superior schools
Friday, January 15, 2010
Although the 2009/2010 school year still leaves about four months, however, the integrated model of school (SMT) in Jalan A Yani almost certain to operate more quickly. Therefore, the Regional Education Office (Disdikda) are the local students' relocation plans from the junior and senior high school international school stubs (RSBI).
"We are doing maping (pemataan, Red) related to the basic needs of operational SMT," said Chief Bojonegoro Disdikda to Radar Bojonegoro Zainuddin yesterday (2 / 2).
According to him, it is very important maping because SMT is the leading international schools. Thus, he added, everything must be planned carefully and not in a hurry. Thus, the stages being run should really focus.
Despite the relocation plan, Zainuddin did not want to admit memaksanakan operation of schools built with funds Rp 110 billion. Because, he said, also must prepare disdikda empowerment of teachers, school management and school facilities and infrastructure. "Yes, no later than the beginning of the new school year 2009/2010," he explained.
However, he added, the relocation plan could be carried out before the new school year. Because, right now Bojonegoro already has two RSBI schools. Namely, SMPN SMAN 1 and 1 Bojonegoro. Thus, students in the class RSBI lived SMT trafficked into the empty building since completion of its construction more than a year ago.
"Because of this SMT is superior schools, the admission of new students at the beginning of next school year is also different to other regular schools. One of them is a standard assessment. That's what we currently godok, "he explained.
As reported, Bojonegoro ambitious integrated winning school building from kindergarten, elementary, junior high to junior high school in one complex. Ambition was realized with a investors took one outside the region. Where, the SMT construction cost of Rp 110 billion, not including equipment and other infrastructure.
"We are doing maping (pemataan, Red) related to the basic needs of operational SMT," said Chief Bojonegoro Disdikda to Radar Bojonegoro Zainuddin yesterday (2 / 2).
According to him, it is very important maping because SMT is the leading international schools. Thus, he added, everything must be planned carefully and not in a hurry. Thus, the stages being run should really focus.
Despite the relocation plan, Zainuddin did not want to admit memaksanakan operation of schools built with funds Rp 110 billion. Because, he said, also must prepare disdikda empowerment of teachers, school management and school facilities and infrastructure. "Yes, no later than the beginning of the new school year 2009/2010," he explained.
However, he added, the relocation plan could be carried out before the new school year. Because, right now Bojonegoro already has two RSBI schools. Namely, SMPN SMAN 1 and 1 Bojonegoro. Thus, students in the class RSBI lived SMT trafficked into the empty building since completion of its construction more than a year ago.
"Because of this SMT is superior schools, the admission of new students at the beginning of next school year is also different to other regular schools. One of them is a standard assessment. That's what we currently godok, "he explained.
As reported, Bojonegoro ambitious integrated winning school building from kindergarten, elementary, junior high to junior high school in one complex. Ambition was realized with a investors took one outside the region. Where, the SMT construction cost of Rp 110 billion, not including equipment and other infrastructure.
ada apa dengan miyabi dan rin sakuragi
Wednesday, January 13, 2010
setelah miyabi atau maria ozawa belum hilang di ingatan karena di cekal,sebab maria ozawa yang berasal dari jepang terkenal sebagai artis porno di negeri sakura,yang akan memerankan film penculikan miyabi yang penggambilan gamabar di indonesia,ternyata tidak membuat surut produser indonesia mendatangkan artis perpropesi serupa, yaitu ri sakuragi inipun menuai kontroversi di masyarakat indonesia,kadang saya berfikir bahwa undang2 porno grafi yang sudah diberlakukan,tetapi pelaksanaanya seperti angin berhembus alias kurang dalam aplikasinya tidak ada ketegasan dari pihak berwajib,sebenarnya yang sangat ditakutkan adalah menurunya kepercayaan masyarakat terhadap aturan dan penegak hukum,sehingga reaksi masyarakat menyoroti masalah tertentu khususnya film berbau porno, dengan jalur non formal, yaitu demo dan petisi.
Nature Education Programs
Thursday, December 24, 2009
Nature Education Programs
Climate change became a key topic and the general theme of environmental education at the turn of the millennium. Drinks called upon to raise the topic of climate change as the main material in each of the following nature education programs:
Nature knows
some students identify Know Nature tumbuhanProgram designed to introduce biological diversity in the participants. During the 2 days 1 night participants will be equipped with the knowledge of biodiversity, climate change, dryland ecosystems and tropical forests. They not only cognitive knowledge, but also will be invited to explore the nature around Drinks and observation of flora-fauna.
Gallant deer (Prevent Tree Damage & Nature)
What happens when the Earth became uncomfortable place inhabited?
Deer gallant program is designed to arouse the awareness of participants in maintaining the conservation of nature and minimize the destructive nature of activities. The topics presented during the 2 days 1 night include: environmental pollution, climate change, and other types of waste management. Deer gallant program, we hope that the Earth is still a great place to live until the year 1000 again. During Mars habitable yet, let us preserve this Earth.
Anugerah Alam
children learning about organic farmingTak denying that human nature is still needed to sustain life. Nature not only provides a source of food, but also provides a variety of drugs to restore the human physical condition. Natural Grace Through the program for 2 days 1 night, participants are invited to know better the basics of organic farming, medicinal plants, food and beverage ecological. Climate change will also be presented to the participants will realize the vulnerability of nature as a source of food when the climate change part.
Science & Art of Nature
Technology development is like a double-edged sword for human life. On the one hand, technology is making human life easier. On the other hand, technology also contributes to the destruction of nature.
Science & Art Program is designed to introduce Natural environment-friendly technologies to the participants. The use of technology does not have to sacrifice nature preservation. Through the program 2 days 1 night, the participants will be invited to recognize the concept of energy and environment-friendly technologies. Equipped with the arts (painting) which uses natural materials, this program is designed to balance the intellectual and aesthetic aspects of the participants.
The day program (4-6 hours)
If you have limited time to berkegiatan in Drinks, we're offering nature education programs that can be done during one day (4-6 hours). Our marketing team is ready to explain the choice of education modules and discuss plan your activities.
about us
Climate change became a key topic and the general theme of environmental education at the turn of the millennium. Drinks called upon to raise the topic of climate change as the main material in each of the following nature education programs:
Nature knows
some students identify Know Nature tumbuhanProgram designed to introduce biological diversity in the participants. During the 2 days 1 night participants will be equipped with the knowledge of biodiversity, climate change, dryland ecosystems and tropical forests. They not only cognitive knowledge, but also will be invited to explore the nature around Drinks and observation of flora-fauna.
Gallant deer (Prevent Tree Damage & Nature)
What happens when the Earth became uncomfortable place inhabited?
Deer gallant program is designed to arouse the awareness of participants in maintaining the conservation of nature and minimize the destructive nature of activities. The topics presented during the 2 days 1 night include: environmental pollution, climate change, and other types of waste management. Deer gallant program, we hope that the Earth is still a great place to live until the year 1000 again. During Mars habitable yet, let us preserve this Earth.
Anugerah Alam
children learning about organic farmingTak denying that human nature is still needed to sustain life. Nature not only provides a source of food, but also provides a variety of drugs to restore the human physical condition. Natural Grace Through the program for 2 days 1 night, participants are invited to know better the basics of organic farming, medicinal plants, food and beverage ecological. Climate change will also be presented to the participants will realize the vulnerability of nature as a source of food when the climate change part.
Science & Art of Nature
Technology development is like a double-edged sword for human life. On the one hand, technology is making human life easier. On the other hand, technology also contributes to the destruction of nature.
Science & Art Program is designed to introduce Natural environment-friendly technologies to the participants. The use of technology does not have to sacrifice nature preservation. Through the program 2 days 1 night, the participants will be invited to recognize the concept of energy and environment-friendly technologies. Equipped with the arts (painting) which uses natural materials, this program is designed to balance the intellectual and aesthetic aspects of the participants.
The day program (4-6 hours)
If you have limited time to berkegiatan in Drinks, we're offering nature education programs that can be done during one day (4-6 hours). Our marketing team is ready to explain the choice of education modules and discuss plan your activities.
about us
learning from experience
The idea of outdoor education with the methods of "learning from experience" (experiential learning) actually has been known since ancient times. The Greek philosopher Aristotle once said that the importance of learning from experience. He gives advice worked, "What must we learn, we learn while doing it. (What we have to learn to do, we learn by doing ")"
Soehardjo Wien, one of pehobi outdoor adventure explained that Harvard educational psychologist Howard Gardner has identified the difference between school education and education outside the (outdoor education). The first was usually called Scholastic knowledge. This model of education was strictly limited by the "setting" schools. "These settings tend to be theoretical," said Wien.
On the other hand, outside the study to put forward a method connected knowing (knowledge by linking the real world). Here, education is considered as an integral part of a life.
Wien is also an instructor to learn from the experience saying that the concept of outdoor learning totally different from the teaching-learning process in the classroom. Learning in natural environments using all participants learn as a source of knowledge, in the context of learning. That is, interaction in teaching and learning process in bringing outdoor education ideas or ideas of any individual as a source of learning.
"Do not forget, outdoor education the emphasis is more than just learning about nature, although learning about the natural environment is an important aspect in the tradition of outdoor education," the message Wien.
Based on the record, one of the pioneer in the learning process approaches in the open air is John Dewey (1938). He has predicted that in the future, the school is a miniature democratic society. Learning from the experience becomes an important component in education.
After Dewey, there was Kurt Hann (1941). Hann got a job offer from Lawrence Holt-business merchant ships. Holt has a problem: the performance of inter-crew is very low, particularly about teamwork is very less. Finally, Kurt Hann accept the offer. To overcome this problem, he adapted the concept, Outward Bound.
In this concept, Hahn developed a physical training program for the crew as their medium for learning mature self and know more about their own potential respectively. Hahn challenge the concept of training at its core is based on a combination of four elements, namely: the place, the contents of the program, simulator, and adventure-based activities.
Training methods by using outdoor challenges by Hahn was then known as the Outward Bound and then spread to various parts of the world. Training methods in the open challenge Hahn intended as a catalyst, as a medium of change and help each participant to better be able to find their own self-knowledge and understanding of others. Finally, as we know, this educational concept was developed since the 1970s throughout the world, including Indonesia.
Indonesia's Outward Bound in through people who have a love of adventure in the wild. The tools necessary to require that providers have the technical skills background. The most obvious is to set the tool.
Moreover, if we look at one approach to the material studied in outdoor adventure education (adventure education), requires that the operator held the outdoor learning. In fact, often take place in a difficult area, such as in forests or on mountains.
In it, there are games like land navigation using map, compass or ropes courses (permaianan by using the ropes), which this game has become "food" of the outdoor adventure pehobi here. Apparently, the concept of Outward Bound is very popular here. So easy to call any of our people to say outbound talkative.
Soehardjo Wien, one of pehobi outdoor adventure explained that Harvard educational psychologist Howard Gardner has identified the difference between school education and education outside the (outdoor education). The first was usually called Scholastic knowledge. This model of education was strictly limited by the "setting" schools. "These settings tend to be theoretical," said Wien.
On the other hand, outside the study to put forward a method connected knowing (knowledge by linking the real world). Here, education is considered as an integral part of a life.
Wien is also an instructor to learn from the experience saying that the concept of outdoor learning totally different from the teaching-learning process in the classroom. Learning in natural environments using all participants learn as a source of knowledge, in the context of learning. That is, interaction in teaching and learning process in bringing outdoor education ideas or ideas of any individual as a source of learning.
"Do not forget, outdoor education the emphasis is more than just learning about nature, although learning about the natural environment is an important aspect in the tradition of outdoor education," the message Wien.
Based on the record, one of the pioneer in the learning process approaches in the open air is John Dewey (1938). He has predicted that in the future, the school is a miniature democratic society. Learning from the experience becomes an important component in education.
After Dewey, there was Kurt Hann (1941). Hann got a job offer from Lawrence Holt-business merchant ships. Holt has a problem: the performance of inter-crew is very low, particularly about teamwork is very less. Finally, Kurt Hann accept the offer. To overcome this problem, he adapted the concept, Outward Bound.
In this concept, Hahn developed a physical training program for the crew as their medium for learning mature self and know more about their own potential respectively. Hahn challenge the concept of training at its core is based on a combination of four elements, namely: the place, the contents of the program, simulator, and adventure-based activities.
Training methods by using outdoor challenges by Hahn was then known as the Outward Bound and then spread to various parts of the world. Training methods in the open challenge Hahn intended as a catalyst, as a medium of change and help each participant to better be able to find their own self-knowledge and understanding of others. Finally, as we know, this educational concept was developed since the 1970s throughout the world, including Indonesia.
Indonesia's Outward Bound in through people who have a love of adventure in the wild. The tools necessary to require that providers have the technical skills background. The most obvious is to set the tool.
Moreover, if we look at one approach to the material studied in outdoor adventure education (adventure education), requires that the operator held the outdoor learning. In fact, often take place in a difficult area, such as in forests or on mountains.
In it, there are games like land navigation using map, compass or ropes courses (permaianan by using the ropes), which this game has become "food" of the outdoor adventure pehobi here. Apparently, the concept of Outward Bound is very popular here. So easy to call any of our people to say outbound talkative.
Access to education for children and young people with medical needs
Tuesday, December 22, 2009
Access to education for children and young people with medical needs
Most children with medical needs can attend school and, with some support, take part in the majority of school activities. If your child can’t go to school because of health problems, your local authority has a responsibility to make arrangements for them to continue their education.
If your child gets sick at school
Schools must, by law, provide a space which can be used for the treatment of sick or injured pupils, and for first aid and medical examinations.
Ideally, this means two separate spaces, both containing a washbasin and reasonably near to a toilet:
Under this type of arrangement, the inspection room could be used for other purposes (though not for teaching), as long as it’s always available for medical inspections.
Most children with medical needs can attend school and, with some support, take part in the majority of school activities. If your child can’t go to school because of health problems, your local authority has a responsibility to make arrangements for them to continue their education.
If your child gets sick at school
Schools must, by law, provide a space which can be used for the treatment of sick or injured pupils, and for first aid and medical examinations.
Ideally, this means two separate spaces, both containing a washbasin and reasonably near to a toilet:
Under this type of arrangement, the inspection room could be used for other purposes (though not for teaching), as long as it’s always available for medical inspections.
Keeping Kids Motivated During the Holidays
Keeping Kids Motivated During the Holidays
by Anna Weinstein
Topics: Increasing Your Child's Motivation
All I want for Christmas is for my child to finish the year strong. If this sounds like your wish list, you’re not alone. The three weeks leading up to that Holiday break is prime time for your child to come down with a serious case of distraction in school. What can you do to keep your child motivated this December?
The key is to remember that kids are motivated by different things, because kids are interested in different things. “Every topic can be made boring,” says Alice Thomas, President and CEO of the Center for Development and Learning in Metairie, Louisiana. “And every topic can be made interesting.”
Human beings are, by nature, motivated to learn. “The question is: are they motivated to learn what we want them to learn? It is up to adults to understand what individual children are most motivated by and to use that as a teaching experience,” Thomas says. “It’s the job of adults to make subjects active and exciting to children.”
Teachers do this by giving students choice, building confidence, and relating the subject to areas of student interest. During times of year when students are likely to be more distracted, teachers often plan in advance to make their curriculum particularly exciting, such as a semester-long project that culminates in a group presentation.
Charles Smith, Professor and Extension Specialist in the School of Family Studies and Human Services at Kansas State University, says a decline in student motivation is normal before winter and summer break. “It’s hard for kids to keep the same level of enthusiasm and intensity all year long,” Smith says. “But an experienced teacher knows how to engage students in the learning at the end of the semester or end of the year. And there are ways parents can engage their children, too.”
When it comes to motivation, children are similar to adults: the work must be meaningful. “Holidays or no holidays, children need to be interested in the topic in order to be motivated to do their homework and participate in the classroom,” Thomas says.
Here are a three pointers for working with your children to stay motivated and interested in school, even with holiday preparations under way:
Help children feel in control.
Parents can help children take control of their learning by giving them choices. Children can choose which homework assignments to do first, whether they will play before or after their homework, and how many breaks they will take and when. Children can also gain control by recognizing that they can negotiate homework assignments with their teachers. If, for instance, your child is assigned to write about a topic she isn’t interested in, you can encourage her to think about what they she like to write about and then talk to the teacher to see if that would be acceptable. Thomas says nine times out of ten a good teacher will recognize the value of children being excited about their learning. If writing about a topic of interest achieves the same goals for the teacher, why not?
by Anna Weinstein
Topics: Increasing Your Child's Motivation
All I want for Christmas is for my child to finish the year strong. If this sounds like your wish list, you’re not alone. The three weeks leading up to that Holiday break is prime time for your child to come down with a serious case of distraction in school. What can you do to keep your child motivated this December?
The key is to remember that kids are motivated by different things, because kids are interested in different things. “Every topic can be made boring,” says Alice Thomas, President and CEO of the Center for Development and Learning in Metairie, Louisiana. “And every topic can be made interesting.”
Human beings are, by nature, motivated to learn. “The question is: are they motivated to learn what we want them to learn? It is up to adults to understand what individual children are most motivated by and to use that as a teaching experience,” Thomas says. “It’s the job of adults to make subjects active and exciting to children.”
Teachers do this by giving students choice, building confidence, and relating the subject to areas of student interest. During times of year when students are likely to be more distracted, teachers often plan in advance to make their curriculum particularly exciting, such as a semester-long project that culminates in a group presentation.
Charles Smith, Professor and Extension Specialist in the School of Family Studies and Human Services at Kansas State University, says a decline in student motivation is normal before winter and summer break. “It’s hard for kids to keep the same level of enthusiasm and intensity all year long,” Smith says. “But an experienced teacher knows how to engage students in the learning at the end of the semester or end of the year. And there are ways parents can engage their children, too.”
When it comes to motivation, children are similar to adults: the work must be meaningful. “Holidays or no holidays, children need to be interested in the topic in order to be motivated to do their homework and participate in the classroom,” Thomas says.
Here are a three pointers for working with your children to stay motivated and interested in school, even with holiday preparations under way:
Help children feel in control.
Parents can help children take control of their learning by giving them choices. Children can choose which homework assignments to do first, whether they will play before or after their homework, and how many breaks they will take and when. Children can also gain control by recognizing that they can negotiate homework assignments with their teachers. If, for instance, your child is assigned to write about a topic she isn’t interested in, you can encourage her to think about what they she like to write about and then talk to the teacher to see if that would be acceptable. Thomas says nine times out of ten a good teacher will recognize the value of children being excited about their learning. If writing about a topic of interest achieves the same goals for the teacher, why not?
Learning Mathematics for Life: A Perspective from PISA
Learning Mathematics for Life: A Perspective from PISA
People from many countries have expressed interest in the tests students take for the Programme for International Student Assessment (PISA).
Learning Mathematics for Life examines the link between the PISA test requirements and student performance. It focuses specifically on the proportions of students who answer questions correctly across a range of difficulty. The questions are classified by content, competencies, context and format, and the connections between these and student performance are then analysed.
This analysis has been carried out in an effort to link PISA results to curricular programmes and structures in participating countries and economies. Results from the student assessment reflect differences in country performance in terms of the test questions. These findings are important for curriculum planners, policy makers and in particular teachers – especially mathematics teachers of intermediate and lower secondary school classes.
by : OECD
People from many countries have expressed interest in the tests students take for the Programme for International Student Assessment (PISA).
Learning Mathematics for Life examines the link between the PISA test requirements and student performance. It focuses specifically on the proportions of students who answer questions correctly across a range of difficulty. The questions are classified by content, competencies, context and format, and the connections between these and student performance are then analysed.
This analysis has been carried out in an effort to link PISA results to curricular programmes and structures in participating countries and economies. Results from the student assessment reflect differences in country performance in terms of the test questions. These findings are important for curriculum planners, policy makers and in particular teachers – especially mathematics teachers of intermediate and lower secondary school classes.
by : OECD
Subscribe to:
Posts (Atom)